Syaikh Abdul Qadir Jailani

Maulana Syaikh Muhammad Nazhim Adil al-Haqqani
dalam Mercy Oceans (Book Two)

Bila Syaikh Abdul Qadir Jailani menyampaikan kajian pada muridnya, pribadinya kadang2 terbungkus jubah nubuat kenabian. Bila ia dalam keadaan seperti itu, Allah seolah2 bertajali/bermanifestasi melalui dirinya. Bagi mereka yang belum mencapai maqam yang cukup, kajiannya mungkin terasa mengejut kan.

Tidak semua pengikut Syaikh Abdul Qadir Jailani berada dalam tahap yang memungkinkan menerima ajarannya, sehingga beliau mengatakan,”Penjelasan ini membantu kalian untuk mengerti ayat ini pada tahap sesuai maqamnya, namun makna sesungguhnya bukanlah untukmu. Engkau tak akan mengerti apa yang saya katakan. Hanya seorang yang bersembunyi dibalik pilar sambil menutupi diri dengan selimut yang mengerti kata-kataku, dan kata2 tsb saya tujukan pada orang itu, bukan kepada kalian semua”

“Janganlah menganggap dirimu sebagai pihak yang sesuai untuk menerima setiap hikmah yang bernilai tinggi. Bila engkau mendengar sesuatu yg saya katakan dan kau mengerti maknanya, itu baik bagimu. Gunakan itu sebaik2nya dalam perjalanan hidupmu, namun bila engkau mendengar sesuatu yang tidak engkau mengerti, hati-hatilah untuk tidak membuang atau menolaknya.

Bila hal itu terjadi hendaklah engkau bersabar dan berendah hati untuk menenrima hal itu. Karena mungkin itu ditujukan untuk orang lain yang hadir, seseorang yg telah mencapai level pemahaman yang lebih tinggi dari yang telah engkau capai”.

Kemudian Grandsyaikh melanjutkan kepada Ayat-ayat yang lain, bahkan yg berlevel lebih dalam dari makna Ayat Al-Quran itu tadi dan berkata,”Kini, bahkan diluar level orang yang berada dibalik pilar itu tadi”. Kemudian Syaikh Jailani berkata,”Hai anak2, bila saya mengatakan sesuatu yang bertentangan dengan Syari’ah, hendaknya engkau membabat diriku dengan pedangmu”.

Apa yang dimaksud Syaikh Abdul Qadir Jailani dengan bertentangan dengan Shari’ah”, sesungguhnya berarti: bertentangan dengan pengertianmu mengenai Shari’ah”. Karena tidak semua orang memiliki level pemahaman yang sama tentang Shari’ah.

Dalam ceramah berikutnya ketika Syaikh Jailani dalam keadaan tajali, ia mengatakan sesuatu yang mengejut kan dan membingungkan murid2nya, hingga kemudian untuk memenuhi perintah Syaikh mereka, para murid menghunus pedang dan mengayunkan pedang kearah Syaikh Jailani, tetapi pedang mereka seperti menembus tubuh Syaikh dan seperti memotong udara.

Bila seseorang mencapai maqam Ke-Esa-an, dia meninggalkan kehadiran dirinya dan masuk kedalam kehadirat Allah, sehingga ke Esa-an Agung itu mengendalikan dia, engkau mungkin melihat dia sebagai Syaikh Jailani, tetapi dia bukan Jailani sesungguhnya.

Kita semua tertatih-tatih menanggung beban kehidupan namun kita menanggung beban itu karena kita tidak mau melepaskan atau meletakkannya kembali. Beberapa orang bodoh tidak saja puas dengan menanggung bebannya sendiri, tetapi juga iri akan beban orang lain. Akibat dari hal ini adalah, bahwa selama engkau membawa beban ego, akan banyak sekali pihak2 yang menyerangmu, dan engkau akan ditembus oleh anak panah dan tombak egomu dan ditebas pedang kedengkian dan kebencian.

Pencapaian gerbang Ke-Esa-an bersama Allah adalah satu-satunya cara untuk melepaskan diri dari penderitaan dunia. Dan semua Nabi menyampaikan metoda untuk mencapai sasaran ini. Namun hambatan manusia sangatlah besar, dan semakin besar kepemilik an kekayaan dunia seseorang , makin besar pula genggaman keduniaan orang tersebut.

Bihurmati habib, al Fatihah

Categories: Uncategorized | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Syaikh Abdul Qadir Jailani

  1. KISAH YANG LAIN TENTANG SYAIKH ABDUL QADIR DAPAT DI LIHAT DI http://WWW.MANAKIB.WORDPRESS.COM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: